Senin, Januari 16, 2012

LEHER PUNDAK kaku KEPALA pusing ... TENSION HEADACHE




Di awal bulan tahun 2012 ini, akhirnya ...setelah 'tidak kuat lagi'...dhani putuskan untuk periksa ke dokter. Tepatnya hari Sabtu 14 Januari 2012, ku telpon bagian pendaftaran sebuah rumah sakit swasta di Yogyakarta yang berlokasi di dekat bunderan UGM itu. Dhani pilih dokter syaraf yang berpraktek sekitar pukul 04.00 pm. Kenapa pilih dokter syaraf? Ceritanya begini:






"Sudah hampir sebulan lebih, kepalaku sering pusing, tapi akhir-akhir ini pusingnya semakin 'ugalan-ugalan :D... trus hanya terasanya di bagian kepala belakang sebelah kanan. Migrain? Dugaanku begitu sih.... trus dhani coba minum obat bebas yang promosinya bisa menyembuhkan migran itu...memang mendingan, tapi beberapa jam muncul lagi, rasa nyut-nyutnya itu. Waduh...bisa berbahaya nih kalo diterus-teruskan minum obat bebas tanpa pengawasan dokter... begitu khan peringatan di hampir semua brosur obat bebas itu!



Selain itu, dhani juga coba periksa tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolesterol. Nilainya masih berada di kisaran nilai rujukan. Alhamdulillah, insyaallah 'semuanya' masih baik-baik saja.



Trus, selain minum obat bebas itu, dhani juga mencoba pijat refleksi secara rutin setiap seminggu sekali yang difokuskan pada rasa sakitku dibelakang kepala itu. Abis pijat, memang badan dan kepala terasa ringan, tetapi.... rasa ringan yang di kepala hanya beberapa saat saja. Aduh... si pusing nyut-nyut itu datang lagi..capek deh!!!






Setelah menunggu agak lumayan lama, karena dapat urutannya nomor 16, dhani dipanggil juga. Setelah menceritakan semua keluhan yang dhani rasakan: kepala bagian belakang sebelah kanan pusing sekali, leher dan dan pundak kaku ples sakit banget. Kalo pas menguap dan bersin terasa tertarik ototnya dan sakit. Sakit kepala..cleng juga dhani rasakan kalo pas menunduk rukuk dan sujud pada saat sholat. Satu lagi, leher sebelah kanan depan kalo ditekan lumayan sakit tapi tidak ada masalah untuk menelan makanan.



Selanjutnya dhani diminta berbaring dan mengangkat kedua kaki tinggi-tinggi, yang sebelumnya dengkulku sudah 'dipukul' dulu sama palu kecil. Thung..."Karena stres ya dokter?" (Habis kalo dhani ke dokter, sedikit-sedikit didiagnosis stres...jadi sebelum sempat dokternya bilang kayak itu, dhani nyelentuk duluan saja.. kikikikik)



"Siapa bilang stres", pak dokter menyahut dengan cepat sambil tersenyum. "Ibu, semuanya baik-baik saja, kemungkinan ibu terkena tension headache. Bagaimana kalo saya suntik di leher dan di pundak untuk mengendorkan tegangan yang ibu rasakan? Oke dokter, insyaallah saya tidak bermasalah dengan jarum suntuk." (Psssstt... saya tipe pasien ndeso yang sangat yakin dengan 'kekuatan suntik', pokoke belum berasa ke dokter kalo belum disuntik hi hi hi). Sebelum disuntik, leher dan pundak saya disemprot cairan dan rasanya dingin banget...pasti untuk mengurangi rasa sakit pas diinjeksi.


"Ibu harus bisa 'niteni' sendiri asupan makanan apa yang dapat menjadi pemicu timbulnya tension ini. Setiap orang berbeda-beda pantangan dan penyebabnya. Bisa coklat, vetsin, seafood, dan lain-lain," kata pak dokter mengingatkan kembali.


Akhirnya, sekitar 05:45 kudapatkan resep dengan rincian sebagai berikut: paracetamol 500 mg (10), clofritis tab (10), vitamin B6 25 mg (10), coffeinum/gr (0), valisanbe 5 mg tab (2), racikan kapsul (20), ergotika 1 mg tab (20). Trus ada tambahan chloraethyl 100 ml ples injeksi peri artikuler (pastinya ini yang buat nyuntik tadi kalee ya?).


Alhamdulillah, setelah minum obat, malamnya tidurku lumayan nyenyak dan pusingnya berangsur-angsur menghilang, seiring dengan kekakuan di pundak juga menurun ples leher tidak terasa sakit lagi kalo ditekan. Eitsss.... satu lagi dhani juga disuruh olahraga ringan setiap hari... (tahu saja pak dokter kalo dhani ngga pernah olahraga!). Oke pak dokter... laksanakan. Tu..wa..ga.....tu..wa..ga...zzzzzzz

3 komentar:

Info Kita mengatakan...

akhir2 ini saya juga mengalami hal serupa. Kepala pusing, leher sakit, dan pundak terasa kaku. hal ini sudah berlangsung hampir 2 minggu. Kalo diagnosa awal saya mungkin karena terlalu banyak duduk, posisi tidur yang tidak benar dan kurang olahraga, atau mungkin juga faktor makanan. Atau mungkin karena mikir skripsi yang tidak selesai-selesai. heheheheee...

Anonim mengatakan...

Hehehe.... saya juga dapat obat yang sama persis (kecuali injeksi/suntik). Keluhan saya pusing2 terus mirip vertigo, dikasih obat biasa juga nggak mempan.
Karena obat itu saya langsung sembuh.... bener2 cespleng!!!
Cuman sekarang (setelah sekitar 2 bulan) pusingku kambuh lagi....hiks..hiks..hiks.
Terpaksa harus cari resep lagi di rumah sakit itu.

Anonim mengatakan...

Sama gejalanya, konsultasi dokter kantor disarankan ke fisiotherapyst, akhirnya ke tukang urut saraf di daerah ciracas dan memang bisa sembuh, tapi kumat lagi setelah beberapa bulan ternyata masalahnya posisi kerja di depan pc sering duduk dengan posisi siku dimeja menahan tubuh jadi otot pundak yang kena dan tegang jadi pusing berkepanjangan ...