Senin, November 17, 2008

Kuliah Pemodelan Sistem

Salah satu mata kuliah yang dhani ampu adalah Pemodelan Sistem. Dhani kadang merasa kesulitan ketika mengajarkannya. Disamping karena alasan klasik yang seringkali 'dibuat-buat', kurangnya referensi, juga karena dhani kadang kesulitan ketika harus memberikan contoh aplikasinya di dunia nyata. Untung dari seorang teman, dhani mendapatkan ebook yang sekaligus menjawab dua permasalahan di atas.

Ebook tersebut ama dhani lalu di-upload ke
http://www.box.net/ agar bisa di-share kemudian. Ini juga sekalian dhani belajar memanfaatkan layanan file-hosting dan file-sharing yang banyak ditawarkan di dunia maya. Yang mau men-download-nya silakan. Ukuran file-nya lumayan besar 2.8Mb. Mudah-mudahan dhani tidak lantas dianggap membajak karenanya. Sungguh, niat dhani cuma ingin membagi 'sesuatu yang baik' yang telah dhani dapatkan secara gratis.

Systems Modelling - Theory and Practice
Edited by Michael Pidd

Copyright 2004 John Wiley & Sons Ltd, The Atrium, Southern Gate, Chichester,
West Sussex PO19 8SQ, England
Telephone (รพ44) 1243 779777
Chapters 6 and 11 are Crown Copyright

ISBN 0-470-86731-0


Miles... miles away from my angels (5)

Terrible's Hotel & Casino Las Vegas, Sunday, September 7, 2008.

Saat check-in hotel, dhani milih kamar di lantai 1 dan dapat kamar nomor 1033. Kamarnya besar dengan 2 tempat tidur. Fasilitasnya sama dengan fasilitas standar hotel kelas menengah di Indonesia. Tapi dengan rate yang sama disini sudah ada TV flat 31" yang tergantung di dinding kamar dengan saluran TV yang buanyak banget. Acik ...


Acara pembukaan seminar akan dilaksanakan hari ini jam 18:00 WLAS di Platinum Hotel & Spa. Dhani cepet-cepet mandi terus beres-beres. Rencananya mau survei lapangan dulu, cari tahu lokasi hotel itu. Alhamdullilah, ternyata hotel tempat seminar yang berlantai 17 itu, papan namanya bisa dibaca dari tempat dhani nginep. Walau begitu, lumayan gempor juga jalannya, sekitar 15 menitan. Wuih... capek deh! Ya, daripada naik taxi? Mahal! Tiba-tiba... hujan turun lumayan deras. Wah gimana nih dengan acara conference reception-nya? Baju dhani kan basah semua. Akhirnya dengan setengah hati, dhani memutuskan untuk tetap menghadirinya. Registration dulu, trus dilanjutkan semacam ramah tamah or welcome session, diselingi laporan dari panitia termasuk penyampaian presentation rules untuk 3 hari kedepan. Kebanyakan pesertanya dari USA sendiri dan Mexico. Ada beberapa dari Japan, Kanada, Taiwan, Korea, Germany, Portugal, Turkey dan Irak. Lalu... tiba saatnya acara banquet, hmmm yummy. Untung sudah waktu berbuka, jam 19.10 WLAS!!!



Monday, September 8, 2008.
Berangkat lagi ke tempat seminar dengan gagah berani dan tetep milih jalan kaki. Acara continental breakfast dilupakan saja. InsyaAllah puasa jalan terus. Sampe tempat seminar pas plenary speech by Mike McGinnis, Ph.D (Executive Director Virginia Modeling, Analysis & Simulation Center). Selanjutnya untuk presentation session hari ini dhani milih di session 1, 6 dan 7, berturut-turut temanya applied statistic I, operation research I dan applied operation research. Perasaan, penelitian teman-teman di Indonesia juga tidak kalah oke dibandingkan disini. He... he... tarafnya cuma baru bisa banggain tulisan teman. Tulisan sendiri? Tunggu dulu. Masih malu-maluin! Pukul 18.30 ada pengumuman memasuki acara banquet. Hmmm... sabar menantilah kalo acara makan-makan.

Tuesday, September 9, 2008.
Hari ini berangkatnya ngga bisa gagah berani. Sebabnya ngga tau kenapa tiba-tiba laptop ngadat ngga bisa dipakai padahal hari ini jatah dhani presentasi. The show must go on! Untungnya kemarin masih sempet nyimpen bahan presentasi di flash disk. Sampai di tempat konferensi langsung nyari panitia ngasih tau problem dhani. Ah... no problemo, you can use computer that supplied by committe, kata mereka. Alhamdulillah. Dhani kebagian session 25 periode III 15:00 - 16:30 WLAS. Bla ... bla.... alhamdulillah yang tanya cuma satu orang, mbak-mbak berwajah latin. Dengan terbata-bata dijawab juga. Semoga yang bertanya mudheng hi...hi... "My life had been saved by presentation duration that just 25 minute".

Wednesday, September 8, 2008.
Hari ini presentation session-nya tinggal satu periode saja. Yup... selanjutnya time to vacation. Tujuan pertama (jelas!): Madame Tussaud's Wax Museum. I am coming "truly" LAS VEGAS! (bersambung)

Sabtu, November 15, 2008

Ibu itu luar biasa!

Halte Trans Jogja (depan SDN Maguwoharjo), Sabtu, 15 November 2008.

Hari ini ada acara Pengenalan Lingkungan & Obyek Luar Sekolah di taman kanak-kanak tempat my first angel, shafa, belajar. Obyeknya Taman Pintar yang ada di dekat Kantor Pos Pusat, di daerah Malioboro. Rencananya mereka akan berangkat naik bis kebanggaan kota Jogja, Trans Jogja. Jadi dhani nganterinnya nggak ke sekolah tapi ke tempat berkumpulnya, di halte Trans Jogja. Sampai di lokasi pukul 07.16 WIB. Shafa langsung berbaur dengan teman-temannya yang datang lebih dulu. Ibu-ibu guru masih melakukan persiapan. Membagi-bagi kelompok, name card, konsumsi, .... pokoknya heboh deh! Namanya juga ngatur anak-anak.

Karena capek berdiri, dhani duduk saja di dekat seorang ibu yang sedang menyiapkan dagangannya di depan sekolah dasar negeri itu. Dengan sigap, si ibu menggelar tikar, trus menurunkan barang jualan dari sepeda. Ada makanan kecil, minuman, dan mainan anak-anak. Semua ditatanya rapi di atas tikar dagangan.
Ibu itu mengendong seorang bayi laki-laki mungil. Deg... dhani lihat kepala bayi itu besar, lebih besar dari normal. Mungkin bayi itu menderita kepala air alias hidrosefalus. Tiba-tiba sang anak menangis, dengan cepat ibu itu ambil botol dot trus diminumkan. Si anak pun terdiam dan meneruskan tidurnya. Ibu itu lalu melanjutkan pekerjaannya yang masih belum selesai. Sambil sekali-kali menyeka keringat di dahi, dia mengibas-kibaskan selendangnya agar sang anak tidak terlalu kepanasan. Tidak nampak lelah di raut wajahnya apalagi terdengar keluhan. Setelah dagangannya siap semua, dia mengobrol dengan pedagang lain yang berjualan di sebelahnya. Terdengar gelak tawa di antara mereka. It sounds no suffering, just likes lullaby for her son.


Tanpa sadar mata dhani berkaca-kaca. Gusti Allah, ibu tadi "hanya" penjual mainan kaki lima, anaknya sakit, ... tapi dia begitu sempurna menghadapi semua itu. Menjalani hari dengan senyuman, dengan tawa, tanpa keluh kesah. Kesempurnaan itu beliau peroleh dengan "tidak perlu" pakaian bagus, punya mobil pribadi, gelar pendidikan berderet, rumah besar, de el el, melainkan dengan keikhlasan menerima dan menjalani semua bagian dari cerita hidupnya.

Bagaimana dengan dhani? Hanya karena anak-anak nggak mau makan saja, dhani sudah ngomel-ngomel. Saat mereka sulit disuruh mandi, dhani sudah marah-marah. Tiap pagi selalu terjadi "perang dunia ketiga" sama mereka! Belum lagi kalau pulang kantor, ketika mereka minta ditemani bermain, dhaninya bilang "Capek, sama mbak Mur saja ya?". Terus dhani juga tidak setiap hari bisa menemani mereka belajar walo sekedar mewarnai, membacakan cerita, bercanda, dan semua hal yang mereka "butuhkan". Belum lagi jika pekerjaan kantor sedang banyak-banyaknya atau saat menghadapi anak-anak mahasiswa yang kebanyakan kalo dikasih tugas, pinginnya serba instan tanpa effort yang optimal. Semuanya itu sering membuat dhani "mengeluh" dan "mengeluh".

Dhani jadi teringat ibu di Jombang. Bagaimana kabar beliau ya? Seminggu ini dhani belum menyapa beliau. Lima anak telah dibesarkannya tanpa sedikitpun kemewahan menyertai, tanpa keluh kesah terdengar. Dan dalam kesederhanaan itu juga, ibu telah mengajari kami arti mencintai, bersabar dan ikhlas menjalani hidup dengan sepenuh hatinya. Dhani masih harus belajar banyak tentang itu semua. I love you mom, so much!

Note: photo diambil dari sini.

Jumat, November 14, 2008

Miles... miles away from my angels (4)

McCarran International Airport, Las Vegas (LAS), Sabtu, 6 September 2008.

Baru sebentar saja menginjakkan kaki di Las Vegas, ngga terasa hari sudah berganti: Minggu, 7 September 2008, 00:01. Saat turun dari UA 228, di running text monitor terbaca bagasi dapat diambil di carousel 11. Untuk sampai ke carousel itu ternyata jalannya lumayan jauh. Sambil celingukan membaca-baca papan-papan penunjuk arah, eh .... terbaca TRAM - BAGGAGE CLAIM. Oo... ternyata ada sejenis kereta yang disediakan khusus buat ngangkut kita-kita yang mau ngambel bagasi bawaan. Dhani masuk saja, thing (terdengar bunyi bel) trus ada announcement tujuan kereta, tiba-tiba ....wuzzzzzzzz!. Alamak, larinya kencenggggg banget. Dhani sampe mo jatuh bo! Belum sempet hilang kagetnya, eh kereta sudah berhenti. Wah... padahal "belum terasa" he.. he.. he... Acik juga. Cobain deh.

Setelah turun 1 lantai, haa... surprise..! I can see jackpot machine everywhere! Sambil menahan keinginan untuk main jackpot, dhani mencari-cari lokasi tempat pengambilan bagasi. Ketemu. Ternyata carousel nomor 11 ada di ujung. Menunggu sebentar... sebentar... kok koper dhani gak muncul-muncul ya? Setelah sempat 'harap-harap cemas', itu dia, si koper 'akhirnya datang juga'.

Karena check-in hotelnya baru pukul 15:00 WLAS, walhasil dhani terpaksa menunggu seharian di bandara. Mau jalan-jalan belum tau mana-mana, masih bawa koper lagi, sudah gitu badan bau pisan dari kemaren belum mandi. Akhirnya, diputuskan untuk "tidur" di kursi-kursi ruang tunggu McCarran. Tapi belum ngantuk. Daripada bengong atau lebih gawatnya lagi disangka penjahat, karena dimana-mana tertulis pemberitauan bahwa "bandara ini dilengkapi 'peralatan pengintai' selama 24 jam", oke deh! dhani pilih duduk trus mbuka laptop. Aha... ada wifi zone ternyata. Grentong alias gratis lagi. Alhamdulillah. Dhani bisa langsung kasih kabar ke rumah lewat email nih. Trus ngasih tau Marisa (my old friend) juga, buat bikin janji jemputan kalo nanti dhani jadi maen ke rumahnya di San Diego. Tik kitik kitik. Send! Trus dilanjutin search penerbangan domestik USA, dari sekiah puluh dhani pilih US Airways, lumayan miring harganya. Okey, nanti beli off-line saja langsung di counternya. Abis itu, tidur dulu ahh... ngantuk banget!

Ternyata McCarran tidak ikutan "tidur". Walau masih pagi banget, sudah terlihat lalu-lalang crew cleaning service bandara. Kebanyakan mereka Afro-Amerika, Mexico atau China. Lagi enak-enaknya ngliatin suasana bandara, tiba-tiba "Hi... there was a good article on this magazine, about soil. You can take it." Seorang ibu pake security uniform mengacungkan sebuah majalah ke arah dhani. Dengan wajah bingung, dhani lalu... "This is for me? free of charge, isn't it?" /Oh offcourse, save it for you /Oke thank you. Ibu yang baik! National Geographic Magazine ternyata. Lumayan...

Finally, jam Rolex super besar yang tergantung menunjukkan pukul 7.30 WLAS. Aktivitas bandara semakin sibuk. Dhani putuskan mencari tempat penjualan tiket US Airways untuk ke San Diego nanti habis acara seminar. Setelah tanya seorang mbak-mbak, dhani disuruh keluar bandara dan nyebrang jalan. Olala... ternyata di luar bandara sudah bersliweran mobil-mobil. Dari limousine sampai public bus. Ramai banget! Setelah berhasil nyebrang, nyari US office, haa... di depan kantor US sudah banyak orang yang mengantri. Panjang banget antriannya. Wuih... belum sempet masuk antrian, terdengar pemberitahuan "This line just for check-in today and US just recieve credit card, no cash, no traveler cheque". Akhirnya, dhani jalan saja terus masuk pintu keberangkatan. Ingat pepatah malu bertanya sesat di jalan, dhani langsung saja ke US desk, nanya. Setelah ditunjukin tempatnya, antri sebentar, giliran dhani sekarang. Semula dhani pesen tiket untuk 11 dan 13 September dengan jadwal penerbangan terakhir untuk tanggal-tanggal tersebut. Tapi doi nyaranin agar balik ke Vegas-nya diundur saja ke tanggal 14 September penerbangan paling pagi. Alasannya, untuk hari Sabtu harga tiket 2x lipat harga tiket hari Minggu. Alhamdulillah, diberi kemudahan Gusti Allah. Akhirnya dhani ambil tiket dengan jadwal sesuai saran ibu tadi. Las Vegas - San Diego (roundtrips) seharga $297.50. Thanks mam!

Waktu terus berlalu, pukul 14.30 dhani cabut ke hotel. "Mobil ini sudah dilengkapi dengan video-camera anti kejahatan". Kurang lebih begitulah terjemahan bebas beberapa stiker yang tertempel di jok taxi. Tidak sampai 15 menit, dhani sudah sampai di hotel. Argo taxi menunjukkan $11.05. Waktu dhani ulurkan $13.00 ... "Come on mam, this is Vegas!" Akhirnya dhani tambahin tipsnya. Sebenarnya dari majalah 'Vegas 2 Go' yang dhani peroleh di bandara, dhani sudah tahu kalau tips untuk taxi memang minimal $5.00. He..he... ngeyel, dasar pelit!

Masuk lobi hotel, olala... lagi-lagi jackpot machine everywhere. Yang main? Ngga tua, ngga muda, semua ada. Pakaian mbak-mbak yang bawa minuman, hiiii... 'sereem' (khusus 17 tahun keatas). Dhani langsung check-in dengan nunjukin berkas printout reservasi dari Expedia, terus... welcome to TERRIBLE HOTEL & CASINO, Las Vegas! (bersambung)

Senin, November 10, 2008

What is said my zodiac today?

Babarsari 2, Ged. Ciptomangunkusumo, Lt. dasar

Ini masih lanjutan dari kegiatan "nyantai dulu" di kantor. Setelah menahan air liur gara-gara 'urap bayam pedas', iseng-iseng kubuka artikel astrologi. Apa ya kata bintang tentang dhani? Ini cuplikannya:

SCORPIO
Kejutan yang diterima ternyata jauh dari harapan. Sebaiknya tutup mata saja atas apa yang terjadi, terutama untuk dua minggu ke depan. Orang-orang tahu, kok, siapa yang benar dalam hal ini, jadi Anda tidak perlu khawatir.
Pekerjaan : Lebih giat bekerja.
Keuangan : Belanja alat elektronik.
Cinta : Sedang sensitif.

Ceritanya, kantor dhani khan habis bagi-bagi kain seragam baru nih! Lumayan dibanding yang lama. Warna baju seragam yang sebelumnya terlalu gelap buat kulit dhani yang sudah gulita. Sudah gitu kainnya berat, trus kalo disetrika jadi "berkilau" alias mengkilap, trus inilah, trus.... Oalah wong wong, sudah dikasih kok masih ngedumel saja. Maaf, lupa! Terimakasih pak Rektor, tapi pesen dhani jangan terlalu sering ya ganti seragamnya. Lagi penghematan nih! Karena walau uang jahitnya dikasih juga, tapi masih kurang tuh he... he... he...
Hoi... dhani, terimakasih kok tidak "tulus". Ayo, belajarlah untuk "tulus" dalam menjalani dan menerima apapun. Change. Yes, we can. Lho?... jargon Barack Obama's champaign!


Karena telat njahitinnya, baru sekarang dhani bisa memakainya untuk pertama kali (padahal teman-teman yang lain sudah sekitar dua mingguan yang lalu!). Maklum mau pakai baju "baru" trus the first time lagi, semuanya musti dipersiapkan "matang-matang". Seragam yang sebelumnya sudah disetrika mbak Mur, masih mau disetrika lagi sama dhani (padahal sudah cukup kinclong, biasa maruk dan suka berlebihan). Pas mau nyolokin kabel rol, tiba-tiba.... klik, ada sepercik api. Waduh, kabel rolnya kongslet. Untung kabel rol lama yang sudah butut tut masih disimpan. Eh... kok colokannya nggak ada. Wah... harus beli rol kabel baru nih!

Tapi dhani masih pengin nyetrika itu baju. Akhirnya biar kabel setrikanya nyampai, aktivitas nyetrikanya pun dilakukan di atas kasur. Nyetrikanya sambil nyuapin si sulung shafa yang mau berangkat sekolah. Tiba-tiba ... kok ada bau gosong? Ya Allah, ... dengan bergegas dhani lari ke kamar. Kabel setrika dengan cepat dhani tarik. Alhamdulillah ... yang gosong ples bolong bukan seragam tapi kain buat lapisan bawah. Untungnya juga masih belum tembus kasur. Tapi sebagian kain yang meleleh menempel di setrika. Akhirnya... gagallah kegiatan setrika pagi itu. Dhani baru ingat, setrika itu habis diperbaiki Pakdhe Nud, jadi yang biasanya nggak bisa panas banget jadi berfungsi optimal. Hik.. hik.. hiks... haruskah beli setrika baru juga?

Ingat peristiwa itu, dhani jadi mbatin, tepat juga ya yang 'dikatakan' bintangku hari ini. Lihat saja di bagian keuangan : belanja alat elektronik. Mudah-mudahan saja untuk minggu-minggu besok, ramalan bintang dhani tertulis begini, KEUANGAN : DAPAT UNDIAN BANK 2 MILYAR, trus beneran "terjadi" padaku.Amin. Amin. Amin.
Eh... dhani punya tabungan di bank gak ya?