Tampilkan postingan dengan label pengalamanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengalamanku. Tampilkan semua postingan

Rabu, Juni 06, 2012

Research spirit....DISEMINASI HASIL PENELITIAN HIBER DIRJEN DIKTI 2012

Hotel Santika Premier
5 - 6 Juni 2012

Sejak pertama masuk ruangan seminar ini...mataku sudah tertarik dengan poster penelitian diujung ruangan yang berlatar warna coklat muda itu. Ehemmmm...eyes catching pisan euyyyy....
Karena aku datang terlambat di acara DIKTI kali ini... (Maap.... jam 01:00 masih ada jadwal kuliah, daripada kosong trus kesulitan cari jadwal pengganti, kuputuskan masuk kelas dulu, kurang lebih satu jam lebih dikit minta "kerelaan" mahasiswa untuk selesai lebih awal). Sudah begitu pas datang, presentasi sudah pada urutan ke-empat lagi...jadi memang bener-bener telat.
Ku tunda dulu keinginanku untuk mendekati poster cantik tadi sampai rehat  makan malam. Lagian, walo dapat urutan presentasi nomor 13, karena ada beberapa teman urutan diatasku belum datang, maka sekitar pukul 4:00 pm, diriku sudah harus perform (he ..he ..he..). Kurang lebih 30', akhirnya selesai juga presentasiku. Alhamdulillah...walaupun tim kami belum bisa sepenuhnya mencapai seluruh keluaran yang kami janjikan pada awal kontrak penelitian ini, tapi dengan empat publikasi dan keikutsertaan tujuh mahasiswa dalam penelitian ini, kami sudah berusaha memenuhinya dan hal ini adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana HIBAH BERSAING yang telah kami terima selama 3 tahun berturut-turut dari 2009 sampai 2011.
Pas setengah enam malam (rehat ishoma), langsung saja kuhampiri poster itu dan kuambil gambarnya untuk "disimpan" sebagai bekal nanti jika mengikuti kegiatan semacam ini lagi.

Sesi ketiga: Sidang Kelompok Penyajian Makalah
07:00 pm
Setelah perut terisi penuh, apalagi ada bakso yummy ples salad yang enak juga...(perasaan, adanya cuma enak dan enak banget tuh.. :P), kami kembali mengikuti presentasi lagi. Masih semangat.....
Perasaan pribadiku...teman-teman menyajikan makalahnya lebih percaya diri dan santai jika dibandingkan dengan seminar pembahasan proposal. Mungkin karena acara ini sudah bukan lagi acara yang bersifat kompetisi untuk "memperebutkan" dana penelitian tapi sudah "ajang eksis". Siapa sih yang tidak bangga jika hasil penelitiannya termuat di jurnal internasional sudah begitu impact factornya oke lagi.
Saya tidak sedang menceritakan diri sendiri lho..tetapi melihat teman-teman yang berhasil menembus jurnal internasional prestis, dipastikan presentasinya full confident.

Kulirik jam kecilku, terbaca 09:35 pm, pantes saja mata sudah ngantuk banget nih. ...tapi materi presentasi teman-teman masih sangat-sangat menarik. Rugi rasanya melewatkan momen seperti ini. Momen untuk mendapatkan pengalaman dan research passion dari teman-teman. Belum lagi diskusi dengan para revier yang banyak membuka wawasan penelitian (Prof. Adi Pancoro dan Prof. Syaiful Anwar)....poor me if I miss all of it. Akhirnya kuputuskan untuk sedikit membasuh wajah dengan air teriring  asa bahwa rasa ngantuk ini pergi sejenak dariku. Berhasil....sedikit sih...

Akhirnya, sekitar pukul 11.00, kami dikumpulkan semua (Kelompok A dan B) untuk mengikuti acara penutupan. Tapi sebelumnya, diberikan penghargaan untuk penyaji makalah dan poster terbaik. Seperti dugaan awalku...poster coklat muda yang menawan itu berhasil keluar sebagai pemenangnya dan....teman ketawa-ketiwiku selama acara ini...Dr. Ratna Kartikasari (STTNas), menyandang sebagai penyaji terbaik. Selamat mbak Ratna...terbayar sudah kekecewaanmu... karena beberapa gambar di slidenya tidak bisa muncul pas presentasi...he he he..
Time to go home...Bu Lilis Suryani (Mercu Buana) yang ternyata kakak kelas di TIP UGM, trus Dr. Hermantoro dari Instiper, yang ternyata juga alumni FTP UGM dari jurusan Mekanisasi....matur nuwun pak dan ibu buat obrolannya yang bermanfaat.
See you all soon, at the better and bigger research......










Nice smile from Bu Ratna and Bu Lilis

Daftar mahasiswa yang kami libatkan dalam penelitian ini berikut judul skripsi mereka yang berhasil kami derivatif atau turunkan dari judul penelitian HIBER  "Formulasi Strategi Pengembangan Industri Manufaktur di Sentra Cor Logam Ceper Klaten":
  1. PENGUKURAN TINGKAT TEKNOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEKNOMETRIK (Studi Kasus diSentra IKM Cor Logam Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah), FADIL PRADANA, 122020092
  2. PENERAPAN LEAN ASSESSMENT TOOLS PADA INDUSTRI COR LOGAM (Studi Kasus di Sentra Industri Cor Logam, Ceper, Klaten, Jawa Tengah), ZULKA HERISA, 122020080
  3. ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI TUNGKU PELEBUR KOPOLA DAN INDUKSI LISTRIK (Studi Kasus di Sentra Industri Cor Logam Ceper, Klaten, Jawa Tengah), IZAR AZIZ, 122020010
  4. PERENCANAAN PERAWATAN MESIN INDUCTION FURNACE DENGAN PENDEKATAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (Studi Kasus: Sentra Industri Pengecoran Logam, Klaten, Jawa Tengah), LARASWATI KUSUMONINGRUM, 122050038
  5. ANALISIS KEGAGALAN MESIN INDUKSI DENGAN PENDEKATAN MULTI ATTRIBUTE FAILURE MODE ANALYSIS (Studi Kasus: Sentra Industri Pengecoran Logam diKecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah), CHANDRA PERMANA IRAWAN, 122060084
  6. PENENTUAN KEBIJAKAN PEMELIHARAAN KOMPONEN KRITIS MESIN INDUCTON FURNANCE (Studi Kasus: PT Baja Kurnia di Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah), AYU PUSPITA RINI, 122060003
  7. PEMILIHAN ALTERNATIF SISTEM MANUFAKTUR INDUSTRI COR LOGAM MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHICAL PROCESS (Studi Kasus di Sentra Industri Cor Logam, Ceper, Klaten, Jawa Tengah), ISTI ANGGRAINI, 122060055

Rabu, Januari 18, 2012

Pengumuman PKM DIKTI 2012

PKM merupakan salah satu upaya yang dilakukan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DITLITABMAS) Ditjen Dikti untuk meningkatkan mutu peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta memperkaya budaya nasional. PKM dilaksanakan pertama kali pada tahun 2001, yaitu setelah dilaksanakannya program restrukturisasi di lingkungan Ditjen Dikti. Kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang selama ini sarat dengan partisipasi aktif mahasiswa, diintegrasikan ke dalam satu wahana yaitu PKM (sumber: Pedoman Program Kreativitas Mahasiswa 2011)





Pada tahun 2010, kami mengikuti kegiatan PKM ini dimana ide penelitian murni berasal dari adik-adik mahasiswa, yang terdiri dari: Annisa H., Adityarini, dan Ayu Puspita Rini. Ketiganya semua berasal dari angkatan 2006. Pada saat itu judul penelitian kami adalah "Perancangan Alat Bantu Pada Proses Pengepresan Kardus Bekas Dengan Pendekatan Quality Function Deployment (QFD)". Penelitian ini dilatarbelakangi keterbatasan kondisi usaha pengepul karton bekas yang kurang berkembang. Adapun keterbatasan kondisi yang dimaksud disini antara lain terbatasnya modal, sumberdaya manusia, ketersediaan tempat, dan teknologi. Dengan adanya keterbatasan tersebut mengakibatkan kuantitas output yang dihasilkan tidak maksimal yang tentunya berpengaruh terhadap besarnya keuntungan yang didapat. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah proses pengepresan kardus yang ditangani masih secara manual, sehingga kurang efisien dari segi waktu, tenaga, dan biaya. Oleh karena itu, penelitian ini masuk kategori PKM-T, yang mewajibkan mahasiswa bertukar pikiran dengan mitra terlebih dahulu, karena produk PKMT merupakan solusi atas persoalan prioritas mitra. Mitra yang kami ajak untuk bekerjasama adalah salah satu industri rumah tangga pengepul karton bekas disekitar daerah Godean. Alhamdulillah, kerja keras tim mereka berbuah manis dengan lolosnya proposal mereka untuk didanai Dikti pada anggaran 2010, dua tahun kemarin.



Setelah vakum pada tahun 2011, dhani putuskan kembali untuk mencari adik-adik yang bersedia dan memiliki kemauan, tekad dan dedikasi untuk belajar bersama-sama melakukan penelitian (suit...suit..suit). Latarbelakang penelitian ini adalah bahwa Indonesia ke depan membutuhkan sekitar 13 juta rumah baru bagi masyarakat. Data tersebut diperoleh berdasarkan hasil sensus penduduk yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2010 lalu. Menurut Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa, selama ini jumlah kebutuhan rumah di Indonesia dihidung berdasarkan angka rumah yang telah dibangun oleh masyarakat dan pengembang dikurangi dengan rumah yang tidak layak huni serta pertambahan kebutuhan masyarakat setiap tahun. Pada tahun 2004 lalu, diperkirakan jumlah kebutuhan rumah di Indonesia mencapai angka 7,4 juta unit. Sedangkan pada tahun 2009 angkanya terus bertambah mengingat kebutuhan masyarakat akan perumahan juga terus meningkat. Beberapa pengamat bahkan memperkirakan angka rumah yang dibutuhkan oleh masyarakat mencapai kisaran angka 8 juta unit (Kompas.com, Juli 2011). Oleh karena itu keperluan batako sebagai alternatif pengganti batu bata akan terus meningkat. Sedangkan ketersediaan bahan baku semakin lama akan berkurang. Oleh karena perlu dilakukan pencarian alternatif bahan baku pengganti pembuatan batako, sehingga proposal ini, lebih tepat kalau kami ikutkan pada kategori PKM-P.



Dan akhirnya ..... setelah menunggu beberapa bulan mulai dari pengiriman proposal sekitar bulan Oktober 2011, akhirnya pengumuman Program Kreativitas Mahasiswa yang akan didanai Dikti tahun anggaran 2012 keluar juga. Alhamdulillah, proposal adik-adik yang kemarin bersama-sama berusaha untuk mendapatkan kesempatan belajar melakukan penelitian, yaitu Yanwari Kriswty, Lentera Mary H. (dari angkatan 2009) dan Muhyidin Salim, Wahyu Yulianto (dari angkatan 2010), insyaallah berhasil mendapatkan bantuan dana penelitian dari Dikti.



Good job...sukses selalu adik-adikku!


sumber gambar: compliance.vpr.okstate.edu

Senin, Januari 16, 2012

LEHER PUNDAK kaku KEPALA pusing ... TENSION HEADACHE




Di awal bulan tahun 2012 ini, akhirnya ...setelah 'tidak kuat lagi'...dhani putuskan untuk periksa ke dokter. Tepatnya hari Sabtu 14 Januari 2012, ku telpon bagian pendaftaran sebuah rumah sakit swasta di Yogyakarta yang berlokasi di dekat bunderan UGM itu. Dhani pilih dokter syaraf yang berpraktek sekitar pukul 04.00 pm. Kenapa pilih dokter syaraf? Ceritanya begini:






"Sudah hampir sebulan lebih, kepalaku sering pusing, tapi akhir-akhir ini pusingnya semakin 'ugalan-ugalan :D... trus hanya terasanya di bagian kepala belakang sebelah kanan. Migrain? Dugaanku begitu sih.... trus dhani coba minum obat bebas yang promosinya bisa menyembuhkan migran itu...memang mendingan, tapi beberapa jam muncul lagi, rasa nyut-nyutnya itu. Waduh...bisa berbahaya nih kalo diterus-teruskan minum obat bebas tanpa pengawasan dokter... begitu khan peringatan di hampir semua brosur obat bebas itu!



Selain itu, dhani juga coba periksa tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolesterol. Nilainya masih berada di kisaran nilai rujukan. Alhamdulillah, insyaallah 'semuanya' masih baik-baik saja.



Trus, selain minum obat bebas itu, dhani juga mencoba pijat refleksi secara rutin setiap seminggu sekali yang difokuskan pada rasa sakitku dibelakang kepala itu. Abis pijat, memang badan dan kepala terasa ringan, tetapi.... rasa ringan yang di kepala hanya beberapa saat saja. Aduh... si pusing nyut-nyut itu datang lagi..capek deh!!!






Setelah menunggu agak lumayan lama, karena dapat urutannya nomor 16, dhani dipanggil juga. Setelah menceritakan semua keluhan yang dhani rasakan: kepala bagian belakang sebelah kanan pusing sekali, leher dan dan pundak kaku ples sakit banget. Kalo pas menguap dan bersin terasa tertarik ototnya dan sakit. Sakit kepala..cleng juga dhani rasakan kalo pas menunduk rukuk dan sujud pada saat sholat. Satu lagi, leher sebelah kanan depan kalo ditekan lumayan sakit tapi tidak ada masalah untuk menelan makanan.



Selanjutnya dhani diminta berbaring dan mengangkat kedua kaki tinggi-tinggi, yang sebelumnya dengkulku sudah 'dipukul' dulu sama palu kecil. Thung..."Karena stres ya dokter?" (Habis kalo dhani ke dokter, sedikit-sedikit didiagnosis stres...jadi sebelum sempat dokternya bilang kayak itu, dhani nyelentuk duluan saja.. kikikikik)



"Siapa bilang stres", pak dokter menyahut dengan cepat sambil tersenyum. "Ibu, semuanya baik-baik saja, kemungkinan ibu terkena tension headache. Bagaimana kalo saya suntik di leher dan di pundak untuk mengendorkan tegangan yang ibu rasakan? Oke dokter, insyaallah saya tidak bermasalah dengan jarum suntuk." (Psssstt... saya tipe pasien ndeso yang sangat yakin dengan 'kekuatan suntik', pokoke belum berasa ke dokter kalo belum disuntik hi hi hi). Sebelum disuntik, leher dan pundak saya disemprot cairan dan rasanya dingin banget...pasti untuk mengurangi rasa sakit pas diinjeksi.


"Ibu harus bisa 'niteni' sendiri asupan makanan apa yang dapat menjadi pemicu timbulnya tension ini. Setiap orang berbeda-beda pantangan dan penyebabnya. Bisa coklat, vetsin, seafood, dan lain-lain," kata pak dokter mengingatkan kembali.


Akhirnya, sekitar 05:45 kudapatkan resep dengan rincian sebagai berikut: paracetamol 500 mg (10), clofritis tab (10), vitamin B6 25 mg (10), coffeinum/gr (0), valisanbe 5 mg tab (2), racikan kapsul (20), ergotika 1 mg tab (20). Trus ada tambahan chloraethyl 100 ml ples injeksi peri artikuler (pastinya ini yang buat nyuntik tadi kalee ya?).


Alhamdulillah, setelah minum obat, malamnya tidurku lumayan nyenyak dan pusingnya berangsur-angsur menghilang, seiring dengan kekakuan di pundak juga menurun ples leher tidak terasa sakit lagi kalo ditekan. Eitsss.... satu lagi dhani juga disuruh olahraga ringan setiap hari... (tahu saja pak dokter kalo dhani ngga pernah olahraga!). Oke pak dokter... laksanakan. Tu..wa..ga.....tu..wa..ga...zzzzzzz

Kamis, Februari 11, 2010

We did it again team!

Akhirnya keluar juga Pemberitahuan Hasil Evaluasi Penelitian Multi Tahun 2009 untuk dibiayai Dikti pada Tahun Anggaran 2010. Penelitian Multitahun ini terdiri atas penelitian: Fundamental, Hibah bersaing, Hibah Pekerti, Hibah Pascasarjana dan RAPID. Alhamdulillah ada proposal Hibah Bersaing tim kami dalam 400 judul proposal dilampiran 2. Ini merupakan penelitian lanjutan yg memasuki tahun kedua.

Rencana kami, masih seperti di tahun pertama, kami akan mengikutsertakan beberapa mahasiswa dalam pelaksanaan penelitian yang selanjutnya dapat mereka manfaatkan sebagai sebagai tema skripsi atau tugas akhir mereka. Kalau di tahun pertama kami bisa menderivatif tiga judul skripsi dari tema besar penelitian ini, maka untuk tahun kedua, kami sudah siapkan dua subtema yang semoga dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa kami untuk menyelesaikan tugas akhir mereka. Amin.

Isi pengumuman lengkapnya dapat dilihat disini. Beberapa hal dari surat penugasan yang dikirimkan, ada beberapa hal yang harus kami perhatikan, antara lain:
  1. Pengiriman proposal lanjutan di atas (butir 2) dengan disertai surat pengantar ketua Lembaga Penelitian sudah harus diterima Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat paling lambat tanggal 5 Maret 2010 pukul 13.00 WIB
  2. Rekapitulasi Laporan Penelitian dalam bentuk tabel dengan kolom nama peneliti, judul penelitian, skim, status (lanjutan/baru), status laporan (sudah/belum), luaran/output dan sudah harus diterima DP2M dari Lembaga Penelitian yang selambat-lambatnya tanggal 30 Agustus 2010 untuk Laporan Kemajuan dan 10 Desember 2010 untuk Laporan Akhir. Keterlambatan pengiriman laporan yang mengakibatkan tidak dicairkan dana penelitian bukan merupakan tanggungjawab Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Gambar dari sini.

Senin, Januari 25, 2010

Top Scorer at my course!

Semester Gasal TA. 2009/2010 ini, dani mengampu dua matakuliah. Ujian akhir semester telah berakhir 16 Januari 2010 kemarin. Setelah mengoreksi hasil ujian akhir para mahasiswa, yang kemudian digabung dengan nilai tugas, kuis dan ujian tengah semester, ini dia daftar peserta kuliah yang mendapat nilai Excellent dikelas paralel A dan B. Check this out! Are your names in here?


Perencanaan & Pengendalian Kualitas:

  1. Vaniloran Elysa Andriani (94)
  2. Fitri Meindriati (88)
  3. Julius H. Lumban Gaol (86)
  4. Yunita Prihastini (86)
  5. Ana Christiani (84)
  6. Mizan Pamungkas Widodo (83)
  7. Mariani Kate Tangdiarrang (82)
  8. Indah Puji Lestari (82)
  9. Alfatta Hurrasyid Rambe (80)
Konsep Teknologi:
  1. Reonaldo Nababan (86)
  2. Dessye Aritonang (85)
  3. Sarifah Aini (85)
  4. Nurmalia Chalida (85)
  5. Ikhlas Efendi (83)
  6. Laela Sukmawati Anggraini (83)
Congratulation!!!

Jumat, Januari 15, 2010

I proud of her : SARI BAHAGIARTI

Saya salah satu pengagumnya. Beda dengan Sri Mulyani (SM). Dengan Prof. Sari Bahagiarti Kusumayudha, saya sudah pernah menjabat tangannya. Saya juga "berteman" dengan beliau walaupun hanya via facebook. Saya pernah meeting bersama beliau dan yang jelas, saya pernah bercakap-cakap dengan beliau walaupun cuma sebentar he..he... Walaupun kalau bertemu dengan beliau, saya harus mengingatkannya nama saya. Masalahnya, I am just ordinary people in my institution. Takutnya, beliau lupa namaku. But it's no problemo for me. Diriku sadar diri kok hi..hi..hi...

Kalau dengan SM, saya menyukai gayanya yang tenang, tegas, dan lugas. Dengan guru besar wanita pertama di Indonesia untuk bidang hidrogeologi ini adalah
kharisma keibuannya begitu kuat. Lembut tapi kuat aura itu yang aku tangkap darinya. Serta satu hal lagi yang selalu "kuterima" jika bertemu dengannya: energi positif, yang aku rasa tanpa beliau sadari telah menginspirasi banyak orang disekelilingnya. Dan yang pasti antara kedua wanita ini masuk kategori yang sama: SMART women. Kebetulan juga huruf depan nama mereka sama-sama diawali huruf S. "Saya bangga bisa mengenalmu Prof", hanya itu sebenarnya yang ingin saya katakan.

"Sebagai kampus yang memiliki sesanti Widya Mwat Yasa, UPN "Veteran" Yogyakarta patut berbangga, karena UPN "Veteran" Yogyakara mencatat sejarah, yaitu Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti K., M.Sc. diangkat menjadi Guru Besar Bidang Hidrogeologi oleh Menteri Pendidikan Nasional RI. Bahkan Sari Bahagiarti Kusumayudha tercatat sebagai Guru Besar perempuan pertama bidang hidrogeologi di Indonesia.

Menjadi guru besar pertama, lanjut Sari, bukan hal yang luar biasa. Sebab, terangnya, dengan gelar tersebut tugas yang diembannya justru sangat berat. "Sebab apa yang saya keluarkan akan menjadi rujukan bagi banyak orang. Untuk itu, saya harus mempertimbangkan apa yang akan diekspose ke publik", ujarnya. Menurut Sari Bahagiarti Kusumayudha, yang menjadi obsesinya setelah diangkat menjadi Profesor Bidang Hidrogeologi adalah ilmu yang didapat dan dimilikinya dapat bermanfaat bagi, masyarakat, bangsa, dan negara. Hal tersebut, disampaikannya saat ditemui Informasi Kampus di Media Forum UPN "Veteran" Yogyakarta, Kamis (6/2/2008)."

(The end).

Rabu, Januari 13, 2010

Never mind, it isn't incredible

Bila semuanya tidak berlangsung mulus dan segalanya membuat kita marah, sedih, nelangsa, sendiri.... sebaiknya carilah saluran kesedihan yang sehat. Bisa dengan menuliskannya pada selembar kertas, mencurahkan isi hati pada orang terdekat dan bisa dipercaya... That what friends are for? Example as follows. This is poem from my friend that written it down when my friend is feeling 'blue' ...
Gambar dari sini

What will you do, if your best isn't good enough?
Kita sering sekali terhenyak
Waktu tersadar bahwa sebegitu banyaknya apa-apa yang sekuat tenaga kita lakukan
ternyata tidak cukup bagus untuk dibilang luar biasa.
Kita berjuang mati-matian menggapai sesuatu, ternyata tidak tergapai.
Mati-matian juga kita mencegah sesuatu, nyatanya tidak tercegah.

Our best, sometimes isn't good enough....

Seperti konser musik,
mati-matian kita memainkan sebuah simfoni, nyatanya orang tidak bertepuk tangan.
Kita sudah tegar memang, meski sedih itu mengalir sendiri bak peluh,
Tapi kita sudah tegar memang,
Kita sudah bertahan memang.
Dulu sekali, pernah suatu ketika kita diajarkan,
bahwa semakin ikhlas niat kita, semakin enak kita berbuat.
Semakin benar kita berencana, semakin mungkin kerja kita terlaksana sempurna.
Semakin pasrah kita, semakin bisa kita menerima ending episode macam apa juga.

Lalu mulai kapan kita tiba-tiba lupa?
Seketika ingat, maka buru-buru kita harus berdoa,
“Tuhan…..bimbing kami pelan-pelan”

Biarpun kita khidmat bernyanyi, orang tak tepuk tangan, tak mengapa!
Biarpun kita sekuat tenaga mendaki, puncak belum juga tergapai, tak apa!
Biarpun kita telah dalam menyelam, dasar belum juga nampak, tak apa!
Peluh hari-hari kita adalah untuk berbuat yang paling baik yang kita bisa,
Untuk jadi lebih baik tiap masanya...
Meski “terbaik” kita tak cukup luar biasa, tak apa!

Tak apa tak luar biasa!!!

Selasa, Januari 05, 2010

About cataract !

Hari Senin, January 4, 2010 kemarin, bapak dani harus menjalani operasi katarak. Awal tahun yang penuh perjuangan bagi beliau yang sudah relatif sepuh, 65 tahun. Sebelumnya, hampir 2 tahun yang lalu beliau juga sudah dioperasi, tapi bukan katarak. Mungkin yang ini ceritanya lain kali saja ya?
Alhamdulillah, operasi berlangsung sekitar 2 jam (dari jam 10:00 - 12:00 WIB), berjalan lancar dan sukses, selanjutnya bapak diijinkan pulang tanpa opname.

Katarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya. Keadaan ini memperburuk penglihatan seseorang dan akan menjadi buta jika lewat, atau tidak dirawat. Masalah katarak berbeda dengan masalah mata glaukoma.

Katarak adalah proses kekeruhan lensa mata karena terganggunya metabolisme lensa. Katarak dapat menimbulkan kebutaan, tetapi kebutaan oleh katarak dapat ditanggulangi. Prevalensi kebutaan katarak di Indonesia sebesar 1,47% pada tahun 1994, dan yang terbesar karena katarak senilis/ ketuaan.

Katarak-katarak adalah pengkabutan dari bagian lensa-lensa mata. Akibatnya adalah lebih banyak seperti mencoreng minyak gemuk diatas lensa-lensa kamera dan menganggu/memperburuk penglihatan normal.

Katarak-katarak akan mempengaruhi kebanyakan orang-orang jika mereka hidupnya cukup lama (panjang umur). Kelainan-kelainan ini mempengaruhi 60 persen dari orang-orang yang lebih tua dari 60 tahun dan terjadi ketika lensa-lensa mata berukuran aspirin yang normalnya jernih mulai menjadi berkabut mengganggu atau memperburuk penglihatan.

Ahli-ahli memperkirakan bahwa lebih dari 1,2 juta penduduk Amerika didiagnosis setiap tahun dengan katarak-katarak yang memerlukan perawatan. Ketika ada jumlah-jumlah orang tua di Amerika yang membesar, kejadian katarak-katarak meningkat. Orang-orang ini seringkali ingin melanjutkan mengendarai mobil, membaca dan aktivitas-aktivitas berpergian untuk mana penglihatan yang jelas adalah vital.

Pembagian Katarak

• Katarak Seilis / Ketuaan, yaitu katarak yang timbul setelah umur 40 tahun, proses pasti belum diketahui, diduga karena ketuaan/ degenaasi.
• Katarak Kongenital, yaitu katarak yang timbul sejak dalam kandungan atau timbul setelah dilahirkan, umumnya disebabkan karena adanya infeksi, dan kelainan metabolisme pada saat pembentukan janin. Katarak Kongenital yang sering timbul karena infeksi saat ibu mengandung, terutama pada kehamilan 3 bulan pertama. Penyakit yang dapat menyebabkan katarak: Toksoplasmosis, dan Rubella/ German measle
• Katarak Traumatika, yaitu katarak yang dapat menyerang semua umur, biasanya karena pasca trauma baik tajam maupun tumpul pada mata terutama mengenai lensa.
• Katarak Komplikata, adalah katarak yang timbul pasca infeksi mata.

Penanganan Katarak
Kebutaan katarak dapat diatasi dengan operasi yaitu pengambilan lensa keruh. Ada beberapa teknik operasi yang dapat dilakukan, yaitu:
Operasi dengan irisan luas dengan jahitan konvensional dan dengan irisan kecil tanpa jahitan lensa dikeluarkan dengan alat Phaceomulsifikasi (small incision surgy).
Pemilihan teknik operasi ini tergantung keras/ lunaknya lensa. Setelah lensa katarak diambil, penderita hanya dapat menhitung jari pada jarak 1 meter, kecuali penderita diganti lensanya.
Penggantian lensa ada dua cara yaitu:
• Penderita setelah dioperasi diberi kacamata atau lensa kontak positif ±10 dioptri.
• Penderita dipasang lensa tanam bersamaan waktu dilakukan operasi, keuntungannya adalah penderita setelah operasi penderita langsung dapat melihat jelas, tidak perlu memakai kacamata sangat tebal, lapang pandang penderita tetap luas dan distorsi sinar dapat dihilangkan.

Hari ini, keperluannya kecil untuk perawatan yang rumit semacam ini. Kemajuan-kemajuan dalam kedokteran telah membuat katarak-katarak jauh lebih tidak mencemaskan/mengkhwatirkan. Sekarang, lensa-lensa yang berkabut diangkat secara operasi dan digantikan dengan suatu lensa plastik intraokular (intraocular lens, IOL) dalam suatu operasi satu jam lamanya yang seringkali tidak memerlukan opname.

Sumber: http://www.totalkesehatananda.com, www.rsmyap.com, http://id.wikipedia.org/wiki/Katarak